Senang Makan Asal-asalan? Awas Terkena Stroke sampai Serangan Jantung!

Pemicu munculnya penyakit tidak menyebar (PTM) seperti stroke serta hipertensi bersumber dari skema makan yang tidak sehat. Satu orang akan konsumsi makanan apa pun yang mempunyai rasa nikmat tanpa ada pikirkan efeknya buat kesehatan.Akhirnya efek penyakit tidak menyebar seperti, cholesterol, stroke, hipertensi, ginjal serta yang lain sering mengawasi warga Indonesia. Semua datang dari pola hidup (lifestyle) serta sudut pandang warga Indonesia yang kurang jauh.Ini diutarakan oleh Clinical Dietitian and Sport Nutritionist, Emilia E. Achmadi MS, RDN.



Menurut dia wacana warga Indonesia akan makanan sehat masih kurang luas. Serta sebagian orang sering berpikir makanan sehat itu mempunyai rasa yang tidak enak.“Banyak orang berpikir makanan sehat itu rasa-rasanya enak. Ini jelas salah, tidak semua makanan sehat itu jelek rasa-rasanya. Warga harus juga diedukasi mengenai konsumsi kalori yang dikonsumsi sehari-harinya,” jelas Emilia, dalam Acara Rintangan Sehat untuk Wartawan.

Edukasi mengenai skema makan sehat memang penting untuk kurangi efek terserang PTM. Beberapa PTM seperti stroke serta hipertensi memang masih terbanyak menyerang orang Indonesia, diantaranya karena skema makan tidak sehat.Di kesempatan yang sama, Emilia menerangkan beberapa permasalahan yang sering dirasakan warga Indonesia. Beberapa salah satunya ialah merokok, obesitas, depresi serta fatty liver (penimbunan lemak pada hati).

Ke empat unsur efek itu bila didiamkan akan memunculkan beberapa penyakit membahayakan. Contohnya hancurnya kantung udara di paru-paru.

“Merokok bila dibiarkan akan memunculkan emphysema (hancurnya kantung udara di paru) serta berbuntut pada asthma. Obesitas akan memunculkan inflamasi, gula darah tinggi, serta cholesterol tinggi yang selesai pada kanker serta serangan jantung,” tutupnya.

Pada depresi yang tidak termonitor, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang berimbas pada stroke. Stroke yang tidak termonitor akan menjadi serangan jantung serta tidak berhasil ginjal. Sesaat fatty liver bila didiamkan akan menjadi kanker.

Di kesempatan yang sama, Emilia menerangkan beberapa permasalahan yang sering dirasakan warga Indonesia. Beberapa salah satunya ialah merokok, obesitas, depresi serta fatty liver (penimbunan lemak pada hati).

Ke empat unsur efek itu bila didiamkan akan memunculkan beberapa penyakit membahayakan. Contohnya hancurnya kantung udara di paru-paru.

“Merokok bila dibiarkan akan memunculkan emphysema (hancurnya kantung udara di paru) serta berbuntut pada asthma. Obesitas akan memunculkan inflamasi, gula darah tinggi, serta cholesterol tinggi yang selesai pada kanker serta serangan jantung,” tutupnya.

Pada depresi yang tidak termonitor, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang berimbas pada stroke. Stroke yang tidak termonitor akan menjadi serangan jantung serta tidak berhasil ginjal. Sesaat fatty liver bila didiamkan akan menjadi kanker.

Post a Comment

0 Comments