Pentingnya Sertifikasi Halal MUI

teman-teman TauDariBlogger dan para pembicara

Bissmillahirrohmaanirrohiim,..


Makanan merupakan kebutuhan sehari-hari setiap manusia, dan tidak semua makanan dapat dikonsumsi, tentunya makanan yang sehat dan bergizi banyak dipilih oleh masyarakat. Makanan yang sehat bukan hanya dari komposisi yang sehat dari makanan itu, tentunya juga dari segi kebersihannya mulai dari cara mengolah makanan serta kebersihan dari perangkat wadah makanannya.
Tapi ternyata itu saja belum cukup, kehalalan menjadi poin utama dalam mengkonsumsi suatu makanan, apalagi Indonesia mayoritasnya muslim.

Saat ini sedang tren yang namanya kuliner, banyak restoran-restoran menyajikan berbagai macam makanan. Namun, apakah semua restoran tersebut sudah berlogo Halal?

Baca juga :
kuliner asik 
Wisata kuliner


Setiap orang bisa saja mengatakan makanan tersebut Halal, dan biasanya jika penjual seorang muslim pasti semua berfikir pasti halal, namun adakah bukti yang kuat bahwa memang itu jelas Halal?
Karena itulah pentingnya logo Halal dan sertifikasi Halal dari LPPOM MUI.

Karena kepentingan Halal itulah, aku sangat antusias mengikuti sebuah acara talkshow yang membahas mengenai Sertifikasi Halal MUI.

🌸Acara keren ini berlangsung pada: 🗓Jum'at, 01 Maret 2019
⏰ 16:00-18:00 WIB
🏩The Atjeh Connection Sarinah
🌹Apa aja acaranya
🌸Sambutan panitia
🌸Sambutan Founder The Atjeh  Connection (Ibu Anita Amir / Bapak Amir Faisal)
🌸 Talkshow Halal bersama Dirut LPPOM MUI, Dr Ir Lukmanul Hakim, Msi
🌸Tanya Jawab / Diskusi LPPOM dengan Bloger
🌸 Makan Makan Bersama

Sebelum ke acara inti membahas mengenai Sertifikasi Halal MUI, diperkenalkan terlebih dahulu apa itu The Atjeh Connection.
The Atjeh Connection yaitu sebuah restoran dan cafe yang menyajikan makanan dan minuman khas Aceh, khususnya yang paling terkenal yaitu kopi Acehnya. Selama ini dikenal menjadi tempat berkumpulnya para anak-anak muda serta tokoh-tokoh Aceh dan nasional di Jakarta.
Banyak menu spesial tersedia di The Atjeh Connection, seperti kopi arabika yang di datangkan langsung dari dataran tinggi gayo, kue-kue khas Aceh, nasi gurih, nasi goreng Aceh dan Mie Aceh, serta menu-menu spesial lainnya.
Anita Amir
Owner The Atjeh Connection
Owner dari The Atjeh Connection adalah Anita Amir, menjadikan resto & cafe ini sebagai ajang mempromosikan Aceh di kalangan nasional dan internasional, sehingga terlihat para pejabat pernah datang ke resto & cafe ini.
Selain itu, Owner dari The Atjeh Connection ini pun bercerita, menjelaskan alasan mengapa mendirikan resto & cafe ini. Awalnya beliau ini setiap jalan-jalan ke mall dan sekalian ingin makan-makan disana, ternyata masih banyak restoran yang belum halal, memang di restoran tersebut menjelaskan tulisan "no pork" namun kenyataannya untuk bahan bumbu lainnya masih menggunakan yang tidak halal, tapi mirisnya banyak kalangan muslim yang tidak mengetahuinya dan tetap makan disana, untuk itulah beliau mendirikan resto & cafe The Atjeh Connection yang menjamin semua menunya Halal, dan sekarang dalam tahap proses sertifikasi Halal.

Jadi betapa sangat pentingnya makanan Halal bagi umat muslim khususnya. Karena itulah adanya LPPOM MUI yang berwenang memberikan sertifikasi Halal kepada sebuah restoran atau perusahaan.


Lia Amalia sebagai perwakilan dari LPPOM MUI yang akan menjelaskan bagaimana prosedur pembuatan Sertifikasi Halal.
Banyak yang berpendapat bahwa prosedur dalam pembuatan Sertifikat Halal itu sangat sulit, tapi itu hanya alasan seseorang yang tidak mau menjamin produknya halal atau tidak.
Saat ini pengajuan dalam pembuatan Sertifikasi Halal lebih mudah, dapat dilakukan dimana pun, karena sekarang sudah ada sistem cerol (sertifikasi halal online) yang dapat diakses melalui website http://www.e-lppommui.org
Tapi sebelum mengajukan, si pendaftar harus membuat daftar bahan apa saja yang digunakan, apakah bahannya halal atau tidak.
Untuk mengetahui daftar bahan yang sudah halal dapat dilihat di www.halalmui.org disitu terdapat list bahan yang sudah bersertifikasi halal.
Selain itu menu dan resep juga harus di list.
perusahaan juga harus membuat manual Sistem Jaminan alal, berisi 11 kriteria yang nantinya akan di audit oleh LPPOM MUI, fungsinya untuk menjaga konsistensi perusahaan menerapkan memakai bahan yang sama atau tidak diganti-ganti.
Setelah itu dapat mengajukan sertifikasi halal melalui cerol, disana pendaftar harus mengisi semua data selengkap-lengkapnya dan menguplod semua bahan, bukan hanya data dari sebuah produk, tapi juga data dari bahan-bahan pembuatan produk, agar dapat segera diproses selanjutnya dan ditentukam berapa biaya yang harus dikeluarkan. Jika setuju dengan biayanya, baru dilakukan proses audit. Prosesnya tidak sembarangan, dan benar-benar dilakukan dengan serius, karena sertifikasi halal menyangkut kepentingan masyarakat.

Sertifikasi Halal MUI dapat diajukan untuk produk pangan, obat-obatan, kosmetika dan produk lainnya, dengan itulah sehingga dapat menentramkan batin konsumen dalam mengkonsumsinya. Itulah mengapa adanya Sistem Jaminan Halal agar produsen berkesinambungan proses produksi halal.
Sertifikasi Halal MUI berlaku selama 2 tahun, dan dapat diperpanjang kembali jika tidak ada perubahan komposisi.

Dr. Ir. Lukmanul Hakim, Msi.

Dr Ir Lukmanul Hakim, Msi selaku dirut LPPOM MUI mengatakan bahwa Sertifikasi Halal selain untuk melindungi konsumen, juga melindungi perusahaan yang mengalami isu tidak halal, padahal perusahaan tersebut sudah mempunyai sertifikasi halal. Tapi bukan berarti LPPOM MUI membela yang bayar, jika ada isu tentang perusahaan atau restoran yang bermasalah kehalalannya, tentunya LPPOM MUI segera menindak lanjuti dengan mengaudit kembali perusahaan tersebut.
Jadi di sarankan untuk masyarakat, agar tidak mudah percaya pada berita hoax atau isu-isu yang tidak benar khususnya pada perusahaan yang sudah berlogo Halal, karena dengan menyebarkan isu tersebut, akan mengakibatkan tutupnya perusahaan tersebut, dan dampaknya akan menciptakan pengangguran lebih banyak lagi. Jika sudah bersetifikasi halal, Insya ALLAH aman, tentunya Sertifikasi Halal yang masih berlaku.
Di era digitalisasi 4.0 Sertifikasi Halal MUI akan dibuatkan sistem barcode untuk setiap logo Halal, agar memudahkan masyarakat dalam mengetahui logo Halal yang asli dan terdaftar.


Disela kesempatan acara kali ini, dirut dari LPPOM MUI juga meresmikan adanya komunitas Blogger Halal Indonesia, tujuannya agar para anggotanya menyebarkan informasi yang benar mengenai Sertifikasi Halal MUI dan memberikan edukasi tentang makanan serta produk halal, sebagai anggotanya dari peserta yang hadir di acara hari ini yaitu teman-teman dari TauDariBlogger, tentunya akan ada penambahan anggota lainnya.

Semoga informasi ini dapat mengedukasi masyarakat dalam mengetahui tentang produk-produk halal, dan manfaat adanya logo halal. Tentu juga tidak sembarang logo halal, tahu logo halal yang masih berlaku atau tidak.

Post a Comment

0 Comments