Penyakit Pneumonia pada Anak



Keceriaan anak-anak merupakan dambaan setiap orang tua, anak yang sehat, cerdas dan aktif merupakan ciri-ciri anak dengan tumbuh kembang yang baik.

Untuk dapat mewujudkan anak menjadi sehat dan ceria, tentunya ada pengaruh dari cara perilaku asuhan orang tua, juga pengaruh dari lingkungan sekitar.

Saat ini banyak beragam penyakit yang mengintai pada kesehatan anak-anak, mulai dari sakit biasa seperti flu dan batuk, juga sampai penyakit berat yang dapat menyebabkan kematian.

Seperti yang ingin saya bahas mengenai penyakit berat, yang dapat menyebabkan kematian, jika tidak ditangani secepatnya.

Pernahkan kalian mendengar suatu penyakit yang di sebut PNEUMONIA?
Penyakit ini merupakan penyakit infeksi paru-paru yang banyak menyerang anak dibawah usia 5 tahun, penyakit inilah juga menjadi penyebab kematian utama pada anak di dunia dan termasuk di Indonesia.


Jaringan pada Paru-paru terkena infeksi akut yang berakibat pada gangguan fungsi Paru-paru dan resiko pada kematian yang disebabkab oleh bakteri, virus atau jamur. Paru-paru yang seharusnya berisi udara menjadi berisi cairan, inilah yg menyebabkan terjadinya terkena Pneumonia. Dan penyakit ini juga dapat menular melalui udara, jika si penderita batuk atau bersin bisa jadi akan mengeluarkan berbagai virus dan dengan mudah virus tersebut melayang di udara.

Ciri-ciri terkena penyakit Pneumonia yaitu ditandai dengan adanya gejala batuk disertai dengan sesak nafas dan nafas cepat, juga dapat menimbulkan demam dan menggigil, dan jika dibiarkan infeksi tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh dan bisa menyebabkan kematian.


Pneumonia merupakan penyebab kematian tertinggi ke-2 pada anak usia dibawah 5 tahun setelah diare, juga mengalami peningkatan di setiap tahunnya sejak tahun 2007 ke 2013, dari 2,1% meningkat menjadi 2,7%. Sangat memprihatinkan, dan jika kesadaran masyarakat akan penyakit ini mungkin saja bisa menurunkan angka kematian.

Bahaya juga ya jika terkena pada anak kita. Karena itulah perlu pencegahan dan sekaligus memproteksi anak dari serangan penyakit ini, tentunya peranan orang tua dalam pengasuhan anak sangat mempengaruhi pada kesehatan anak.